Apa itu SyncToy ?
SyncToy 2.0 for Windows is available as a free download from the Microsoft Download Center. The easy to use, customizable application helps you copy, move, rename, and delete files between folders and computers. Download disini

SyncToy 2 adalah tools gratis yang disediakan oleh Microsoft. Tools ini dapat berjalan pada Windows XP/ Vista dan Windows 2008 Server.
Catatan : SyncToy 2 masih dalam versi beta, beberapa user di forum microsoft melaporkan bahwa Tools ini terlalu lambat dan kadang menyebabkan komputer hang dibandingkan dengan versi sebelumnnya (SyncToy 1.4). Jika Anda masih menggunakan Windows XP disarankan untuk menggunakan versi 1.4 saja. Berhubung versi 1.4 sudah tidak ada lagi di situs microsoft Anda bisa mendownloadnya melalui sistus www.brothersoft.com
SyncToy dapat digunakan untuk melakukan sinkronikasi antara 2(dua) folder/direktori atau bahkan disk. SyncToy tidak secara spesifik diperuntukkan bagi FreeNAS, namun tutorial berikut akan menjelaskan bagaimana memanfaatkan Tools ini bersama dengan FreeNAS Server. Tutorial ini adalah hasil translate dari tulisan Rob La Gesse : Using Microsoft SyncToy2 with FreeNAS
Thank’s to Rob La Gesse for his permission to translate this tutorial in Indonesian,
Anda bisa membaca tulisan Rob yang lain seputar FreeNAS disini :
FreeNAS – switching back. About my decision to move back to FreeNAS from Windows Home Server. FreeNAS Tutorial for Windows Users – Part One – Installation – installing the FreeNAS server onto a PC. FreeNAS Tutorial for Windows Users – Part Two – Configuration – configuring FreeNAS and Windows File Sharing. FreeNAS Tutorial for Windows Users – Part Three – Upgrading – Upgrading your FreeNAS Server. Using Microsoft SyncToy 2 with FreeNAS – Automating your backups – for free. FreeNAS Tutorial for Windows Users – Part Five – XBOX 360 – Using FreeNAS with your XBOX 360 FreeNAS Tutorial for Windows Users – Part 6 – Adding another drive
Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan-tulisan saya terdahulu mengenai FreeNAS. Sebelum melanjutkan pastikan bahwa FreeNAS telah dikonfigurasi dengan baik dan sudah bisa di akses oleh komputer lain dalam jaringan. Jika Anda belum mengetahui bagaimana melakukannya, Anda bisa membacanya disini :
atau melalui situs Rob La Gesse diatas, atau di beberapa situs lainnya (cari lewat google aja ).
Let’s Start …
1. Download SyncToys2 beta atau SyncToys 1.4
2. Install SyncToySetup.exe
3. jalankan applikasi
1. Start Menu
2. All Programs
3. SyncToy 2.0
Setelah mengisi beberapa data/informasi tentang bagaimana Anda menggunakan SyncToy (atau membatalkan menggunakan SyncToy /decline), Selanjutnya akan muncul tampilan Welcome screen :
Pilihan yang ada saat ini adalah membuat pasangan folder (untuk sinkronisasi). Pilih / Klik tombol “Create New Folder Pair”.
Seperti yang dapat anda lihat, terdapat 2 (dua) pilihan untuk mengisi pasangan folder (Left Folder dan Right Folder). Untuk tutorila ini kita akan mengsinkronkan folder Music pada komputer lokal dengan folder music yang terdapat pada server FreeNAS.
Pertama-tama adalah menentukan lokasi/path dari folder music pada lokal komputer. Klik pada tombol “Browse” yang terletak disebelah kiri (Left Folder).
Selanjutnya akan muncul window Explorer untuk browse file. Sebagai contoh untuk tutorial ini kita akan mensinkronkan folder music yang terletak pada darive F:\. Untuk melakukannya sederhana saja, browse drive F: melalui folder tree, pilih folder Music. Setelah itu klik “OK”.
Left Folder sudah selesai di konfigurasi. Kita berpindah ke Right Folder. Pastikan Server FreeNAS dalam keadaan aktif (ON) dan tehubung ke jaringan.
Selanjutnya pilih network path ke folder “music” pada Server FreeNAS. Sebagai contoh pada gambar diperlihatkan UNC path dari folder music yang ada pada Server FreeNAS. Jika Anda telah memetakan drive jaringan (mapped network drive), Anda bisa membrowse kemudian memilih driver tersebut (lihat gambar di sebelah kanan).
Sekarang kita sudah melakukan link folder music pada komputer lokal ke folder Music yang terdapat di Server FreeNAS.
Setelah Left Folder dan Right Folder telah dikonfigurasi, Klik Next.
Anda akan dihadapkan pada 3 (tiga) Pilihan. Anda bisa membaca penjelasan singkat pada kotak sebelah kanan untuk masing-masing pilihan. Atau jika Anda membutuhkan informasi yang lebih lengkap Anda bisa mengklik pada link “More Information”
Sebelum memutuskan untuk memilih salah satu dari ketiga pilihan tersebut, adalah sangat penting bagi Anda untuk memahami masing-masing pilihan yang tersedia.
1. Synchronize – Perubahan pada salah satu sisi (Left Folder atau Right Folder) akan berdampak pada sisi lainnya. Jika Anda menghapus file pada server FreeNAS, maka file pada komputer lokal akan ikut terhapus juga. Hal yang sama berlaku untuk operasi Rename, File Baru, dan lain-lain.
2. Echo – Secara garis besar pilihan ini menjadikan left folder (pada komputer lokal) sebagai “Master” dan right Folder sebagai “Slave”. Perubahan yang terjadi pada “Slave” tidak akan berdampak terhadap sisi “Master”. Jika Anda menghapus file pada server FreeNAS, file yang ada pada komputer lokal tidak akan terhapus.
3. Contribute – mirip dengan Echo, tetapi penghapusan file pada sisi manapun (Left Folder ataupun right Folder) tidak akan berdampak pada sisi lainnya. Jika ada penambahan file pada komputer lokal (Left folder) akan dicopy ke server FreeNAS (right folder), namun tidak berlaku sebaliknya penambahan File pada server FreeNAS tidak akan di copy ke folder lokal.
Selanjutnya tinggal Anda yang memutuskan akan menggunakan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Untuk tutorial ini, saya menginginkan semua yang saya lakukan pada komputer lokal akan diikuti oleh server. Jika saya menambahkan lagu baru, mengubah nama file, menghapus lagu, dan sebagainya saya menginginkan server melakukan hal yang sama. Secara umum saya menggunakan FreeNAS untuk menduplikasikan folder music yang ada pada lokal komputer.
Jadi saya memilih Echo dan SyncToys akan menanyakan nama Folder pair ini – Saya menamakannya “Music”. Ketikkan nama folder pair yang Anda inginkan dan kemudian klik Finish.
Sekarang kita bisa melihat Folder Pairs yang baru saja dikonfigurasi. Anda akan melihat “Music”. Klik pada tombol “Preview” untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya sebelum kita benar-benar melakukan perubahan secara fisik pada data tersebut.
Anda dapat melihat bahwa folder ZZ Top music saya akan dicopy dari folder lokal ke folder sharing yang terdapat pada server FreeNAS. Anda bisa melihat bahwa tidak ada file yang akan di hapus. (lihat pada kotak “Preview Results” di sebelah kiri bawah).
Sekarang kita bisa melakukan sinkronikasi dengan mengklik tombol “Run”. Hasil sinkronisasi menunjukkan pada kesembilan file telah berhasil dicopykan ke server.
Untuk melakukan sinkronisasi pada folder yang lain Anda bisa melakukannya dengan membuat folder pair yang baru. Tutorial selanjutnya kita akan mambahas bagaiama mengatur agar windows bisa melakukan sinkronisasi setiap malam, tanpa interfensi user. (sinkronisasi otomatis).
Originally written by Rob
Berhubung karena keterbatasan kemampuan bahasa Inggris saya, beberapa kalimat tidak dapat ditranslate dengan benar dari sumber aslinya. Beberapa bagian mengalami penambahan dan pengurangan, namun dengan (berusaha) tidak menghilangkan maksud/tujuannya. Semoga bisa dimaklumi dan dipahami.
Bersambung : Otomasi Sinkronisasi SyncToys


[...] 10 Nopember 2008 oleh Mamat Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya : Menggunakan Microsoft SyncToy 2 untuk FreeNAS Server [...]
wah tarima kazih kang mamat,…
software ini yang aku cari…
aku tidak bisa balas apa2, moga2 jadi amal baik kang mamat, dan dapat pahala dari Tuhan YME. Amien
arikel yg sangat berguna semoga semua yg anda lakukan menjadi tauladan kita semua,……….
kang minta izin untuk di republish di blog ku,…
boleh kah?
emailku dah ku tulis kang
terima kasih
terimaksih kang,……
saya janji akan mencantumkan sumbernya berikut link akang juga sekali lagi terimaksaih kang,…..
regard
iroel